Kamis, 04 Desember 2014

tentang wanita part 11

Ø  Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.(kahlil gibran)

Ø  “Seorang wanita yang telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita pahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan. Dan jika kita mencoba melukiskan wanita demikian itu, ia pun menghilang seperti kabut” .(kahlil gibran)

Ø  “Hati nurani wanita tak berbuah oleh waktu dan musim, bahkan jika mati abadi, hati itu takkan hilang sirna. Hati seorang wanita laksana sebuah padang yang berubah jadi medan pertempuran, sesudah pohon – pohon ditumbangkan dan rerumputan terbakar dan batu – batu karangn memerah oleh darah dan bumi ditanami dengan tulang – tulang dan tengkorak – tengkorak, ia akan tenang dan diam seolah tak ada sesuatu pun terjadi, karena musim semi dan musim gugur datang pada waktunya dan memulai pekerjaannya” .(kahlil gibran)

Ø  Socyanti jamayo yatra, vinasyatyacu tatkulam, na socanti tu yatraita, wardhate taddhi sarvada
Dimana wanita hidup dalam kesedihan, maka keluarga itu cepat akan hancur berantakan, tetapi dimana wanita itu tidak menderita, maka keluarga itu akan selalu bahagia. (Manawa Dharmasastra III.5)

Ø  “Dukacita orangtua yang menyaksikan pernikahan putrinya, sama dengan kebahagiaan yang dirasakan di waktu perkawinan putra laki – lakinya. Karena lelaki selalu membawa anggota baru ke tengah – tengah keluarganya. Sementara perkawinan perempuan membuat hilangnya satu anggota keluarga” .(kahlil gibran)

Ø  “Cinta adalah anggur yang dihidangkan oleh pengantin perempuan waktu fajar, yang menguatkan jiwa – jiwa teguh dan memungkinkan mereka menuruni bintang gemintang” .(kahlil gibran)

Ø  “Kebahagiaan perempuan tidak terletak pada kemuliaan sang suami, bukan pada kehormatan dan kelembutannya. Tapi pada cinta yang memadukan jiwanya dan jiwa lelaki yang dicintainya. Kasih sayangnya tercurah – hati menjadikan masing – masing sebagai satu anggota badan kehidupan dan dalam satu kalimat di atas bibir Tuhan” .(kahlil gibran)

Ø  “Mencintai perempuan dibuat menarik bagi laki-laki. Tuhan sudah mengaturnya, betapa mereka dapat menghindari apa yang sudah diatur oleh Tuhan? Karena Tuhan menciptakan perempuan supaya Adam mendapat kesenangan dengan dia. Bagaimana Adam dapat dipisahkan dari Hawa?” (rumi)

Ø  “Perempuan adalah cahaya Tuhan, Dia bukan dicintai secara duniawi, dia berdaya kreatif, bukan hasil kreasi” (rumi)


Ø  “Menyebut perempuan sebagai jenis kelamin yang lebih lemah adalah fitnah. Itu merupakan ketidakadilan laki – laki terhadap perempuan” (mahatma gandhi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar