) Tiada awan di langit yang tetap
selamanya.Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca.Sehabis malam gelap
gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam. - R.A. Kartini
)
Gadis yang pikirannya sudah
dicerdaskan,pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di
dalam dunia nenek moyangnya. - R. A. Kartini
Tahukah engkau semboyanku ? Aku mau! Dua patah
kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung membawa aku melintasi
gunung keberatan dan kesusahan. Kata "Aku tiada dapat!" melenyapkan
rasa berani. Kalimat "Aku mau!" membuat kita mudah mendaki puncak gunung.
- R. A.
Kartini
Dan biarpun saya tiada beruntung sampai ke ujung
jalan itu, meskipun patah di tengah jalan,saya akan mati dengan merasa
berbahagia,karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan
jalan yang menuju ke tempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri. - R. A. Kartini
)
Salah satu daripada cita-cita yang hendak kusebarkan
ialah: Hormatilah segala yang hidup,hak-haknya, perasaannya, baik tidak
terpaksa baikpun karena terpaksa, haruslah juga segan menyakiti mahkluk lain,
sedikitpun jangan sampai menyakitinya.Segenap cita-citanya kita hendaklah
menjaga sedapat-dapat yang kita usahakan, supaya semasa mahkluk itu terhindar
dari penderitaan,dan dengan jalan demikian menolong memperbagus hidupnya: dan
lagi ada pula suatu kewajiban yang tinggi murni, yaitu "terima kasih"
namanya. - R.
A. Kartini
Adakah yang lebih hina, daripada bergantung kepada
orang lain? - R.
A. Kartini
)
Teruslah bermimpi, teruslah
bermimpi,bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah
jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam. - R. A.Kartini
)
Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri.. Jika
engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang
lain. - R. A. Kartini
)
Tetapi sekarang ini, kami tiada mencari penglipur
hati pada manusia, kami berpegangan teguh-teguh pada tangan-Nya. Maka hari
gelap gulita pun menjadi terang, dan angin ribut pun menjadi sepoi-sepoi. - R. A. Kartini
1 Karena
ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh, demikianlah pula dalam hidup manusia
bukan? Karena ada angan-angan muda mati, kadang-kadang timbullah angan-angan
lain,yang lebih sempurna, yang boleh menjadikan buah. - R. A. Kartini
Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam
dalam hati kita, semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih
sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia. - R. A. Kartini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar